Attention

Thanks a lot for visit my blog. Blog ini belum sepenuhnya lengkap dan sempurna, silahkan tinggalkan komentar yang membangun untuk melengkapi blog ini. Thank you for your attention. .

Like this blog on Facebook

Selasa, 17 Januari 2012

Rangkuman GAUDIUM ET SPES 73 SAMPAI 79

BAB IV

KEHIDUPAN MASYARAKAT POLITIK

73. kehidupan Umum Dewasa Ini

Pada zaman sekarang tampak perubahan-perubahan yang mendalam, juga pada sendi-sendi dan pranata bangsa-bangsa, yang disebabkan oleh perkembangan cultural, ekonomi dan social bangsa-bangsa itu sendiri. Perubahan-perubahan tersebut memiliki pengaruh yang besar di dalam kehidupan masyarakat politik, terutama yang menyangkut hak dan tugas semua orang serta perwujudan kebebasan warga dan mencapai kepentingan umum dan mengatur hubungan antarwarga serta antara warga dan wewenang negara.

Dari kesadaran yang lebih hidup akan martabat manusia, timbul di berbagai kawasan dunia, usaha untuk mengatur tata politik dan tata hukum, dimana hak pribadi di dalam kehidupan umum dilindungi dengan lebih baik, seperti hak untuk berkumpul dan berserikat secara bebas, hak untuk mengemukakan pendapat sendiri dan untuk mengakui agamanya secara pribadi dan di depan umum. Sebab perlindungan terhadap hak pribadi merupakan persyaratan agar warga dapat berperanserta secara aktif di dalam kehidupan dan kepemimpinan negara.

Sejalan dengan kemajuan budaya, ekonomi dan social, keinginan masyarakat semakin diperkuat agar melakukan peran yang lebih besar dalam mengatur kehidupan masyarakat Negara. Tekad masyarakat ditingkatkan dalam mempertahanka hah-hak kelompik minoritas tanpa mengabaikan tugas-tugas mereka terhadap Negara, selain itu semakin saling menghormati terhadap orang yang berbeda paham atau agama.

Untuk menegakkan kehidupan politik yang benar-benar manusiawi dengan memupuk rasa keadilan, kebesaran jiwa dan pelayanan bagi kepentingan umum dan memperkuat keyakinan dasar serta kodrat yang benar dari masyarakat politik demikian pula tujuan, pelaksanaan yang tepat dan batas-batas wewenang Negara.

74. Kodrat Dan Tujuan Masyarakat Politik

Manusia yang membentuk masyarakat Negara sadar akan ketidakcukupan dirinya untuk membangun suatu kehidupan yang sepenuhnya manusiawi, maka semua orang setiap hari menyumbangkan tenaganya untuk mengusahakan kepentingan umum dengan lebih baik. oleh karena itu mereka mendirikan Negara dalam berbagai bentuk. Namun dalam masyarakat, setiap orang memiliki pendapat yang banyak dan berbeda-beda. Maka supaya tidak terjadi perpecahan karena perbedaan paham atau pendapat, dibutuhkan wewenang yang mengarahkan masyarakat pada kepentingan umum bukan secara mekanis atau kekuasaan, tetapi sebagai kekuatan moral yang bertumpu pada kebebasan dan pada kesadaran akan tugas dan beban yang diterima.

Kesimpulannya adalah, pelaksanaan wewenang politik baik dalam masyarakat maupun lembaga-lembaga yang mewakili Negara, harus diwujudkan dalam batas-batas tata susila demi kepentingan umum sesuai dengan tata hukum yang ditetapkan. Dan masyarakat diwajibkan menaatinya. Masyarakat dapat membela haknya dan hak sesame warga terhadap penyalahgunaan wewenang, namun tetap memperhatikan batas-batas yang digariskan hukum kodrat dan hukum Injil.

75. Kerjasama Semua Orang Di Dalam Kehidupan Umum

Hendaknya semua warga mengingat, bahwa mereka memiliki hak dan kewajiban untuk menggunakan hak suaranya yang bebas untuk memajukan kepentingan umum. Gereja berpendapat bahwa layak diuji dan dihormati karya mereka yang demi melayani manusia membaktikan diri pada kepentingan Negara dan menerima beban tugas-tugas Negara. Agar kerjasama para warga yang disertai dengan kesadaran terhadap tugas mencapai hasil yang baik dalam kehidupan sehari-hari, dituntut suatu tata hukum yang positif. Di dalam tata hukum itu diatur secara serasi pembagian tugas dan pranata dari wewenang Negara dan perlindungan hak yang tepat guna yang tidak merugikan siapa pun.

Semua orang Kristen hendaknya merasakan panggilannya yang khusus dan khas di dalam masyarakat politik. Di dalamnya mereka harus menonjol dengan teladannya, sejauh mereka terikat dengan tugas dan melayani pengembangan kepentingan umum, sehingga mereka dapat membuktikan bagaimana wewenang diserasikan dengan kebebasan. Pendidikan kewarganegaraan dan pendidikan politik pada zaman ini sangat dibutuhkan baik bagi rakyat yang terutama bagi kaum muda, agar warga dapat berperanserta di dalam masyarakat politik. Dengan keutuhan moral dan dengan bijaksana hendaknya mereka bertindak melawan ketidakadilan dan penindasan dan melawan dominasi yang sewenang-wenang serta sikap tidak toleran dari satu orang atau partai politik. Hendaknya mereka membaktikan diri dengan ikhlas dan layak, dengan cinta kasih dan keteguhan politik untuk kepentingan semua orang.

76. Masyarakat Politik Dan Gereja

Sangat penting dalam masyarakat majemuk, bahwa orang memiliki pamdangan yang tepat mengenai hubungan antara masyarakat politik dan gereja, dan dibedakan dengan jelas antara apa yang dibuat oleh orang-orang Kristen, karena dibimbing oleh hatinurani Kristen, dan apa yang dibuat atas nama Gereja bersama para gembalanya. Gereja berdasarkan tugas dan wewenangnya, sama sekali tidak boleh dicampuradukkan dengan masyarakat politik, dan tidak terikat pada satu system politik pun, sekaligus sebagai tanda dan perlindungan bagi transendensi pribadi manusia. Masyarakat politik dan gereja di bidangnya masing-masing tidak bergantung satu sama lain dan otonom. Akan tetapi keduanya meayani panggilan pribadi dan panggilan social manusia yang sama, panggilan itu akan dijalankan demi kepentingan semua orang.

Gereja yang berdasarkan cintakasih Penebus turut menyumbang agar di dalam batas-batas Negara dan antarnegara berlaku keadilan dan cinta kasih. Sambil mewartakan Injil dan menerangi semua sector usaha manusia dengan ajarannya dan dengan kesaksian yang diberikan orang Kristen, Gereja menghormati juga kebebasan dan tanggungjawab politik para warga. Gereja tidak akan menaruh harapan pada hak-hak istimewa yang diberikan oleh wewenang Negara. Namun hendaknya gereja diberi hak untuk mewartakan iman atas cara yang benar-benar bebas. Sambuil menganuti Injil dengan setia dan menjalankan perutusannya di dunia, Gereja yang berkewajiban memupuk dan meningkatkan yang benar, yang baik dan yang indah, yang terdapat dalam masyarakat, memperkuat perdamaian antarmanusia demi kemuliaan Allah.


BAB V

MEMUPUK PERDAMAIAN DAN MENGEMBANGKAN PERSATUAN BANGSA-BANGSA

77. Pendahuluan

Saat ini bencana dan kecemasan yang timbul akibat peperangan yang menjadi-jadi atau yang mengancam masih berkelanjutan dengan sangat mengerikan diantara manusia, seluruh umat manusia telah tiba pada saat yang amat menentuhan dalam proses pendewasaan. Manusia dihimpun menjadi satu yang sudah menyadari kesatuannya dengan lebih baik tidak dapat melaksanakan karya yang diembannya yakni membangun satu dunia yang benar-benar lebih manusiawi bagi semua manusia di seluruh dunia.

Dengan melukiskan makna perdamaian yang benar dan sangat luhur dan dengan mengutuk kekejaman perang, maka konsili bermaksud mengerahkan orang-orang Kristen dengan sangat agar mereka dibantu Kristus, Juru Damai, bekerjasama dengan semua manusia untuk memantapkan perdamaian antar mereka di dalam keadilan dan cintakasih, dan untuk mempersiapkan sarana-sarana perdamaian.

78. Kodrat Perdamaian

Perdamaian bukan hanya tidak adanya perang, perdamaian merupakan karya keadilan. Dan merupakan hasil tata manusia yang ditanam kedalamnya oleh Pendiri ilahinya dan yang diwujudnyatakan oleh manusia, yang selalu haus akan keadilan yang lebih sempurna.perdamaian di dunia yang muncul dari cintakasih terhadap sesame, adalah gambaran dan hasil dari perdamaian Kristus, yang datang dari Allah Bapa. Sebab Putera Yang menjadi daging sendiri, Raja Damai, telah mendamaikan semua manusia dengan Allah melalui salib-Nya. Semua orang Kristen dihimbau dengan sangat, agar sambil melakukan kebenaran dalam cintakasih, mereka mempersatukan dirinya dengan manusia-manusia, yang benar-benar cinta damai guna memohon dan menegakkan perdamaian.

Terdorong oleh semangat yang sama, kami tidak dapat berbuat lain selain memuji mereka, yang dalam membela hak-haknya tidak menggunakan tindakan kekerasan dan memanfaatkan sarana pembelaan yang dimiliki juga oleh orang-orang lemah, sepanjang hal ini dapat terlaksana tanpa memperkosa hak dan kewajiban orang lain. Karena manusia itu orang berdosa, maka bahaya perang mengancam dan akan mengancamnya sampai kedatangan Kristus. Akan tetapi sejumlah manusia bergabung dalam cintakasih dan mangatasi dosa, maka diatasi pula kekerasan.

79. Pengendalian Kekejaman Perang

Meskipun perang terakhir mambawa malapetaka materiil maupun moral yang sangat besar bagi bumi kita, masih saja tiap kali peperangan meneruskan permusuhannya di salah satu bagian bumi. Sambil memperhatikan keadaan umat manusia yang begitu menjerumus, Konsili ingin mengingatkan di atas segalanya, kekuatan abadi dari hokum kodrat bangsa-bangsa dan asas-asasnya yang universal. Hatinurani umat manusia semakin hari semakin kuat menegaskan asas-asas tersebut. Maka tindakan yang dengan sengaja menentangnya, dan perintah-perintah yang mewajibkan tindakan-tindakan semacam itu, jahat adanya, dan ketaatan buta tidak akan memaafkan mereka yang menaatinya.

Peperangan belum dicabut keluar dari kehidupan manusia. Tapi selama masih ada bahaya perang, dan belum ada kekuasaan internasional yang berwewenang dan yang dilengkapi dengan kekuatan sepadan, maka para pemimpin Negara dan orang-orang lain yang berperan serta dalam tanggungjawab terhadap Negara, mempunyai tugas untuk membela keselamatan rakyat yang dipercayakan pada mereka. Mereka yang karena wajib melayani tanah air, berada dalam tentera, harus membawa diri sebagai pelayan keamanan dan kemerdekaan bangsa, dan sambil menjalankan tugas ini dengan baik, mereka benar-benar memberikan sumbangan bagi

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Bean Says

Ada kesalahan di dalam gadget ini

Thanks for follow my blog

Royalgreen

Royalgreen
Berpijak di atas bumi, tetap berdiri dan bertahan dtengah kerasnya kehidupan yang tak menghargai ketidaksempurnaan dan tak ada toleransi bagi sebuah kelemahan.